SELAMAT DATANG DI MTs TAMANSISWA MEDAN

Beranda

Jumat, 01 Agustus 2025

Sejarah Tamansiswa


1. Latar Belakang Berdirinya Tamansiswa

Tamansiswa didirikan pada 3 Juli 1922 oleh Ki Hadjar Dewantara di Yogyakarta. Saat itu, Indonesia masih berada di bawah penjajahan Belanda. Sistem pendidikan kolonial sangat diskriminatif, hanya diperuntukkan bagi kalangan Belanda dan priyayi. Rakyat biasa sulit mendapatkan pendidikan.


Melihat hal ini, Ki Hadjar Dewantara merasa perlu menciptakan sistem pendidikan yang membebaskan rakyat dari kebodohan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kemerdekaan, serta kepribadian nasional.

2. Prinsip Dasar Tamansiswa

Tamansiswa berlandaskan pada asas "Tri-N", yaitu:

Ngarso sung tuladha (di depan memberi contoh),

Madya mangun karsa (di tengah membangun semangat),

Tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan).

Asas ini menjadi dasar filosofi pendidikan nasional Indonesia hingga sekarang.

3. Ciri Khas Pendidikan Tamansiswa

Pendidikan berakar pada budaya dan kepribadian bangsa Indoneia

Menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat kemerdekaan

Mendorong perkembangan budi pekerti, kecerdasan, dan keterampilan

Mengedepankan pendidikan yang humanis dan merdeka

4. Peran dalam Perjuangan Kemerdekaan

Tamansiswa tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, tetapi juga menjadi gerakan kebudayaan dan kebangsaan. Lembaga ini mencetak banyak tokoh nasional yang kemudian berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

5. Tamansiswa Pasca-Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka, Tamansiswa tetap aktif mengembangkan pendidikan nasional. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai Menteri Pendidikan pertama RI, dan pemikiran-pemikirannya dijadikan dasar sistem pendidikan nasional Indonesia.

6. Warisan Tamansiswa

Tamansiswa tetap berdiri hingga kini, dengan cabang-cabang di berbagai daerah di Indonesia.

Ajaran dan nilai-nilai Tamansiswa menjadi fondasi utama pendidikan karakter di Indonesia.

Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai Bapak Pendidikan Nasional dan hari kelahirannya, 2 Mei, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penutupan Gebyar HUT Tamansiswa Medan Ke-97 Berlangsung Meriah

Medan — Rangkaian kegiatan Gebyar Hari Ulang Tahun (HUT) Tamansiswa Cabang Medan ke-97 resmi ditutup dengan penuh kemeriahan dan semangat ke...