Kegiatan hari kedua secara resmi dibuka oleh Ketua Perguruan Tamansiswa Medan, Ki Sutarno, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan lomba ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat dan kreativitas peserta didik, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat kebersamaan sesuai dengan ajaran Ki Hadjar Dewantara.
“Melalui kegiatan seni dan olahraga, anak-anak kita dididik untuk berani tampil, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki jiwa nasionalisme dan kebudayaan yang kuat,” ujar Ki Sutarno, S.Pd.
Perlombaan Vokal Solo menampilkan suara-suara emas peserta yang membawakan lagu-lagu dengan penuh penghayatan. Sementara itu, Senam Anak Indonesia Hebat berlangsung meriah, menampilkan gerakan yang energik, kompak, dan penuh keceriaan, mencerminkan semangat generasi muda yang sehat dan berkarakter.Sorak sorai penonton dan dukungan dari para pamong, siswa, serta orang tua semakin menambah semarak suasana. Dewan juri yang kompeten menilai setiap penampilan secara objektif dan profesional.
Dengan terlaksananya hari kedua perlombaan ini, Gebyar HUT Tamansiswa Medan ke-97 semakin menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen Perguruan Tamansiswa Medan dalam mencetak generasi yang cerdas, berbudaya, dan berkepribadian luhur. SYT


Tidak ada komentar:
Posting Komentar